Tebar Hewan Qurban Tahun 2022 Akan Fokus Di Daerah Terpencil, Minoritas Dan Daerah Yang Rawan Pendangkalan Aqidah

Tahun ini kita akan mencoba menjelajah wilayah timur pulau jawa, tepatnya di Desa Klekean, Kec. Botolinggo, Kab. Bondowoso yang posisinya berada Lereng Gunung Raung. Tak mudah memang menuju ke daerah ini, desa yang aksesnya cukup sulit. Kendaraan yang paling mungkin masuk dengan menggunakan motor, kalau mau pakai mobil maka harus dobel gardan.

Hanya ada satu masjid di daerah tersebut, dengan kondisi bangunan ala kadarnya. Bangunan rumah warga hampir semua terbuat dari anyaman bambu berlantai tanah atau batu bata yang ditata tanpa disemen. Untuk keperluan mandi dan air bersih, warga Klekean harus berjalan 4 KM menuju sungai yang merupakan satu-satunya sumber air bersih di daerah tersebut.

Dititik kedua, Dukuh Kenteng, Kelurahan Boto Dayaan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul. Sebanyak 49 KK dari 2 RT yang bermatapencaharian petani menjadi bidikan dakwah berkelanjutan. Untuk menuju ke desa ini harus melewati hutan, yang konon kata pak Lurah, hutan itu masih ada hewan buasnya, lebih tepatnya macan. Hal ini diamini warga yang sempat beberapa kali melihat sosok penunggu hutan tersebut.

Penuturan pak Lurah setempat bahwa dukuh Kenteng dulu pernah marak aksi pendangkalan Aqidah, sehingga banyak dari warganya yang Murtad dan berdirilah 1 rumah ibadah di daerah tersebut. Atas gregetnya pak Lurah, beliau akhirnya sering mendatangkan Da’i dari luar dan Mengajak warga mengikuti kajian islam ke kota. Walhasil, sampai hari ini hanya tinggal 5 KK Non Muslim yang masih keukeh di keyakinannya. Semoga Allah memberikan Hidayah kepada mereka.. aamiin..

Titik ketiga, adalah daerah termarjinal di kawasan bantaran rel kereta api Solobalapan Gilingan Kota Surakarta Jawa Tengah. Lokasi ini menjadi langganan Solidaritas Muslim setiap tahunnya untuk membantu dakwah Mbah Wono (aktifis muslim sepuh) di daerah tersebut. Konon setiap tahunnya warga binaan Mbah Wono ini akan patungan seikhlasnya untuk bisa mewujudkan sapi agar bisa disembelih di daerah tersebut.

Dan titik ke empat adalah sisi utara Lereng Gunung Merbabu, terdapat empat dusun, yaitu Diwak, Kalitengah, Krangkeng dan Puyang Kec. Getasan, Kab. Semarang.

Mbah Sapar menjadi salah satu ikon garda penguat aqidah. Beliau satu diantara empat muslim lainnya yang teguh memegang aqidah yang hanif di dusun Diwak. Berjumlah total 138 KK Muslim, keempat dusun ini patut menjadi perhatian kita bersama dalam rangka pemerataan hewan qurban.

Seringkali kita melihat adanya penumpukan hewan qurban di satu tempat, sementara di daerah lain sangat kekurangan. Untuk itu Solidaritas Muslim mengajak #orangbaik ikut serta dalam program Tebar Hewan Qurban 2022 agar bisa membuka akses ke lereng Gunung Raung, lereng Gunung Merbabu, Gunung Kidul dan bantaran rel kereta api Solobalapan Gilingan, dan area Waduk Kedung Ombo.

Paket Kambing
A Rp 3.000.000,-
B Rp 2.750.000,-
C Rp 2.500.000,-
Paket Kolektif Sapi (7 Orang)
@ Rp 3.000.000,-
Mari berbagi Hewan Qurban terbaik anda melalui rekening :
#BSI (Bank Syariah Indonesia)
#3596963720;
#7151120142;
#a/n. SOLIDARITAS MUSLIM

Konfirmasikan melalui SMS 0813 2618 2211 atau klik tombol WhatsApp dibawah. 
Dapatkan Kebaikan. Bagikan Kampanye ini di:
Share on facebook
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

@copyright www.solidaritasmuslim.com