Saturday , August 19 2017
Home / Artikel Islami / Tangisan Ummul Mukminin Aisyah Saat Membaca Al-Quran

Tangisan Ummul Mukminin Aisyah Saat Membaca Al-Quran

Tangisan Ummul Mukminin Aisyah Saat Membaca Al-Quran
Tangisan Ummul Mukminin Aisyah Saat Membaca Al-Quran

Solidaritasmuslim.com –  Menangis atau berusaha untuk menangis adalah salah satu adab ketika kita membaca Al Qur’an. terlebih ketika melawati ayat-ayat yang menceritakan tentang azab neraka. Allah Ta’ala menerangkan tentang sebagian dari sifat-sifat hamba-Nya yang shalih adalah “Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertamba khusyu,” ( QS.Al Isra :109 ).

Adalah Ummul Mukminin Aisyah radhiayallahu ‘anha. Selain terkenal dengan kecerdasannya, istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang satu ini juga dikenal sabagai sosok ahli ibadah yang zuhud.

Abu Dhuha meriwayatkan dari seseorang yang mendengar dari Aisyah radhiayallahu ‘anha, saat dia membaca ayat, “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu…” (QS. Al-Ahzab: 33) Dia menangis sampai kerudungnya basah.

Aisyah menangis karena menyesal telah pergi ke Basrah, dan keluar rumah saat perang Jamal. Qasim berkata, “Saat aku berkeliling di pagi hari, aku biasa memulainya dengan rumah Aisyah; kuucapkan salam kepadanya. Suatu pagi, aku ke sana dan kudapati ia sedang bertasbih (mengerjakan shalat) dan membaca, Maka  Allah  memberikan  karunia  kepada  kami  dan memelihara kami dari azab neraka.’ (QS. Ath-Thur: 27)

Dia berdoa sambil menangis. Dia mengulang-ulanginya. Aku berdiri menunggu sampai bosan. Karenanya aku pergi ke pasar membeli berbagai kebutuhan dan kemudian kembali ke rumah Aisyah. Ternyata dia masih berdiri seperti saat kutinggalkan. Dia shalat sambil menangis.” (Shifâtush Shafwah (II/31)

Dalam  riwayat lain dari Ibnu Abu Hatim disebutkan bahwa ketika Aisyah membaca ayat:

فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ*إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ

“Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. Sesungguhnya, kami telah berdoa kepada-Nya sejak dahulu. Dia-lah yang Maha Melimpahkan kebaikan, Maha Penyayang. (QS. Ath-Thûr: 27-28)

Kemudian Aisyah berdoa, “Ya Allah, berikan karunia kepada kami dan peliharalah kami dari azab neraka, sesungguhnya Engkau Maha Melimpahkan kebaikan, Maha Penyayang.

Seseorang bertanya, “(Dia berdoa begitu) di dalam shalat?”

“Benar,” jawab A’masy

Disadur dari buku; Nikmatnya Menangis Bersama Al-Qur’an, karya Muhammad Syauman Ar-Ramli, penerbit: Aqwam Solo

Sumber : kiblat.net/Fakhruddin

About solimus

Check Also

Tebar Hewan Qurban Daerah Rawan Pendangkalan Aqidah di Bukit Menoreh dan Gunung Kidul

Hikmah dan Keutamaan Ibadah Qurban

Pensyariatan Udhiyah Udhiyah pada hari nahr (Idul Adha) disyariatkan berdasarkan beberapa dalil, di antaranya, فَصَلِّ …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *