Home / Informasi Kemanusiaan / Sekeluarga Lumpuh, Ridwan Bocah 11 Tahun Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sekeluarga Lumpuh, Ridwan Bocah 11 Tahun Jadi Tulang Punggung Keluarga

Sumedang –solidaritasmuslim.com—Perjalanan tim Solidaritas Muslim ini sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu (27/1/2015), karena ada kasus yang lebih urgent yakni kasus Zainab –Anak usia 11 bulan yang bocor jantung— maka kasus Ridwan “Bocah Tangguh” baru bisa kami share kali ini.???????????????????????????????

Senyum Ridwan Gunawan (11 tahun) mengembang ketika kami berkesempatan mengunjunginya di sekolah tempat Ridwan menghabiskan waktu separuh harinya untuk menuntut ilmu. Sedangkan sisa waktunya digunakan untuk menjajakan gorengan di kampung tempatnya tinggal. Ibu Ridwan yang meninggalkan rumah semenjak keluarga tersebut menderita kelumpuhan mengakibatkan Ridwan harus menghidupi Ayah dan kedua kakaknya yang menderita lumpuh.

Kedatangan kami disambut oleh ketua RT setempat, setelah banyak bercerita tentang kondisi keluarga Ridwan kami berpamitan. Tak lupa kami menyerahkan bantuan kepada keluarga Ridwan, sekedar untuk makan sehari-hari. Bertolak dari rumah ridwan kami menuju SD Negeri Pada Suka I Sumedang Utara tempat Ridwan sekolah. Ditemui oleh guru kelas, kami dijelaskan panjang lebar tentang aktifitas Ridwan di sekolah. “Dia anak yang rajin, selalu dapat ranking 3 besar, ngajinya juga bagus dan lancar,” terang salah seorang guru di sekolah tersebut.

Saat itu kedua kakak dan ayah Ridwan masih dirawat di RSUD Sumedang. Dr. Yordian Yahya, Sp.S mengatakan ketiganya lumpuh akibat faktor genetika atau turunan. Sehingga, penyakit itu sulit disembuhkan. Tapi, perawatan dengan metode terapi dapat memperingan penyebaran virus penyebab kelumpuhan.

Ketika Solidaritas Muslim mencoba mengunjungi keluarga Ridwan yang berada di rumah sakit, ternyata ayah dan kakak Ridwan baru saja dibawa pulang. Sehingga kami tidak berkesempatan bertemu dengan ayah Ridwan.

ridwan jualan sumedangpress
sumber : Sumedangpress

Untuk menghidupi Ayah dan Kedua Kakaknya, Ridwan harus berjualan gorengan keliling kampung. Bila sempat, ia makan siang lebih dulu. Tapi bungsu dari empat bersaudara itu lebih sering langsung berjualan. Setelah itu, ia pulang dengan membawa uang seadanya. Kadang Rp 5.000, kadang Rp 8.000. Tergantung seberapa banyak barang dagangannya laris terjual. Ridwan berjualan keliling kampung dengan meniti tanjakan dan turunan yang curam karena kampung ini letaknya di bukit. “Saya jualan seperti ini sejak kelas tiga SD,” kata Ridwan. Ia menggunakan uang hasil jualannya untuk kebutuhan sehari-hari. Lalu, ia merawat ayah dan dua kakaknya. Tubuh kecilnya itu harus membopong bapak dan kedua kakaknya.

Ridwan mempunyai cita-citan yang sungguh mulia, hanya ingin membahagiakan orang tuanya. “Pingin jadi guru, biar bisa membahagiakan orang tua,” tutur bocah pintar ini.???????????????????????????????

Mari kita bantu mewujudkan cita-cita Ridwan. Jalan Ridwan untuk meraih cita-citanya masih panjang. Solidaritas Muslim berencana untuk membukakan rekening bagi Ridwan khusus untuk pendidikannya. Semoga Ridwan sekeluarga diberi kesembuhan dan kemudahan oleh Allah ta’ala.

Kita bantu Ridwan yuk! Salurkan donasi Anda melalui rekening BNI Syariah 0359696372; BSM 7151120142; a.n. SOLIDARITAS MUSLIM, dengan kode transfer 100. Konfirmasi transfer: 081227182211: Nama_Alamat_Bank_Nominal Donasi. Contoh : Ahmad_Solo_BSM_100.100.

Atas partisipasi dari donatur kami ucapkan terima kasih, jazakumullah khairan, semoga mendapat balasan yang lebih baik dari Allah ta’ala. [SM/id]

 

About solimus

Check Also

Bantuan itu Akhirnya Sampai Juga di Tokawi

Pacitan –solidaritasmuslim.com– Bantuan itu Akhirnya Sampai Juga di Tokawi Pacitan – solidaritasmuslim.com- Penyerahan donasi tahap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *